Internet Broadcasting

Februari 27, 2007 at 3:42 am (Networking)

atau disebut juga webcasting adalah sistem mengakses internet dengan menggunakan televisi. Media yang digunakan adalah media untuk penyiaran televisi, seperti: terestrial (dengan gelombang UHF dan VHF), kabel (dengan kabel koaksial) dan satelit (dengan gelombang mikro).

Teknik atau metode broadcasting yang digunakan yaitu:

  1. IP Unicast
  2. IP Multicast
  3. IP Simulcast

IP Unicast

IP Unicast didesain untuk mentransmisikan data (atau paket data) dari satu pengirim ke penerima.

 

Metode ini banyak digunakan dalam penyiaran internet untuk distribusi data. Dalam metode ini, transpor berorintasi aliran digunakan untuk mendistribusikan data. Aplikasi-aplikasi digunakan untuk menduplikasikan data yang dikirimkan ke masing-masing penerima satu-per satu. Namun, sebagai konsekuensinya ada kerugian dari metode ini, yaitu:

  1. Boros bandwidth

  2. Tidak dapat meningkatkan jumlah receiver

  3. Tidak dapat mendistribusikan data dengan efektif karena host yang terpusat

IP Broadcast

IP Broadcast didesain untuk mengirimkan data dari sebuah pengirim ke suatu subnetwork. Berbeda dengan IP Unicast yang boros bandwidth, IP Broadcast lebih hemat sehingga dapat menampung receiver yang banyak.

 

IP Multicast

 

IP Multicast didesain untuk mengirimkan data dari sebuah pengirim ke suatu subnetwork.

Transmisi IP Multicast menyediakan pengiriman data dari suatu sender ke banyak receiver, namun tidak seperti IP Unicast, jumlah copy data yang identik diminimalisir. Sender mengirimkan paket IP ke multicast adddress, kemudian network meneruskan mengcopy paket ke masing-masing grup. Multicast bukan sistem yang connection oriented; pengirim akan mengirimkan data ke banyak penerima melalui UDP (User Data Protocol).

Protokol IP Multicast diimplementasikan pada router jaringan, bukan pada server. Router akan membuat copy dari paket multicast untuk masing-masing receiver tujuannya.

IP Multicast juga lebih efisien dalam hal bandwidth, karena akses data yang dicopy peda subnet diminimalisir terlebih dahulu.

 

Kriteria Penyiaran Internet

Untuk menyiarkan internet melalui saluran televisi, perlu dipertimbangkan kriteria-kriteria sebagai berikut.

  1. Kualitas image/video; merupakan kualitas utama dalam penyiaran, menggunakan video streaming dalam proses enkodingnya.

  2. Biaya; terdiri dari biaya untuk menciptakan program dan biaya distribusi.

  3. Isi; merupakan bagian penting dalam menarik pengguna.

  4. Client Hardware; dengan peralatan apa akses tersebut dapat diperoleh pengguna.

  5. Sinergi; dibutuhkan interaksi antara elemen-elemen dalam penyiaran televisi.

  6. Ketersediaan; merupakan ketersediaan bahan dan program, dengan metode apa akses tersebut dapat diperoleh.

 

 

***ilma***

Residual Sideband Modulation (RSB)

Residual Sideband Modulation merupakan salah satu format modulasi analog (Amplitude Modulation atau AM) yang digunakan dalam memodulasikan informasi pada televisi analog. Sedangkan, televisi digital menggunakan Vestigial Sideband Modulation (VSB) untuk modulasinya.
Disebut residu, karena sinyal yang dimodulasikan merupakan sinyal residu dari hasil distorsi dengan metode cross modulation (Amplitude Modulation Cross Modulation atau AM-XMOD). Modulasi ini selain digunakan dalam kanal televisi analog, juga digunakan untuk membawa sinyal hasil FDM (Frequency Division Multiplexed). Secara umum, Cross Modulation ada 2, yaitu:

  1. Cross modulation of the direct Amplitude Modulation (AM-XMOD)
  2. Cross modulation of the less obvious Phase Modulation (PM-XMOD)

untuk mengukur distorsi dari AM-XMOD, digunakan:

  1. RF Receiver sebagai pendeteksi modulasi
  2. Baseband Analyzer sebagai penentu level dari sinyal yang terdeteksi

Cross Modulation dapat dianggap sebagai distorsi, yang merupakan hasil dari kenonlinieran sistem, sehingga sinyal carrier akan dimodulasi oleh sinyal carrier juga pada kanal yang lain di luar sistem. Outputnya adalah ratio peak-to-peak dari sinyal termodulasi. Inilah yang disebut Residual Sideband Modulation (RSB).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: